ShoutMix chat widget

Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik di sini (Info Blog)

Tampilkan postingan dengan label Teknologi dan Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi dan Sains. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2011

gerhana matahari cincin

Posted by Diien's Zone :) On 03.32

JAKARTA, RABU - Gerhana matahari akan terjadi besok pagi dan berlangsung antara pukul 08.38 hingga 13.11 WIB. Namun, peristiwa ini mungkin hanya disaksikan kawanan penguin karena terlihat dari kawasan Benua Antartika di Kutub Selatan saja.
Peristiwa tertutupnya Matahari oleh bayangan Bulan ini sebenarnya juga dapat disaksikan dari Selandia Baru dan Australia bagian tenggara. Namun, penduduk di kedua wilayah hanya dapat menyaksikan sebagian prosesnya saja.

Sementara di Antartika, proses terjadinya gerhana dapat disaksikan seluruhnya. Para ilmuwan dan pelancong yang sedang berada di ujung selatan Bumi mungkin menjadi saksi peristiwa alam ini, selain kawanan penguin.
Gerhana kali ini tidak akan membuat Antartika gelap gulita karena merupakan gerhana cincin. Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh bayangan bulan sehingga masih ada cincin cahaya dari bagian korona Matahari yang mengelilingi bayangan Bulan.
Hal tersebut dapat terjadi karena rasio antara jarak Bulan ke Bumi dan Matahari ke Bumi cukup besar. Sehingga bayangan Bulan yang tampak dari Bumi tidak cukup besar menutup bidang cahaya Matahari. Jarak Bumi dengan Bulan dan Matahari mengalami perubahan secara dinamis sepanjang tahun, kadang berada jarak paling dekat dan adakalanya paling jauh.
Gerhana Matahari total baru akan terjadi pada tanggal 1 Agustus 2008. Peristiwa ini akan terlihat dari Russia, Mongolia, dan China.

kabar venus hilang

Posted by Diien's Zone :) On 03.06

BANDUNG (Berita SuaraMedia) - Fenomena alam langka yaitu gerhana Venus bakal terjadi Minggu (16/5/2010) petang.
Menurut Kepala Observatorium Bosscha, Hakim M Malasan, peristiwa gerhana Venus cukup menarik dan baru akan terjadi pada 2050 mendatang.

"Ya mungkin hanya sekali seumur hidup," kata Hakim saat dihubungi wartawan.

Menurut Hakim, gerhana venus terjadi saat posisi bumi, bulan dan planet Venus berada sejajar.
Venus akan menghilang sesaat, karena tertutup bulan. Seolah-olah, saat itu Venus bergerak ke belakang bulan atau disebut para astronom dengan istilah okultasi.

"Dilihat dari bumi, bulan akan berbentuk bulan sabit karena baru berusia dua hari. Nantinya, Venus hilang dari ujung atas bulan sabit, kemudian muncul lagi dari ujung bawah bulan sabit," kata Hakim.

Hakim menambahkan, untuk Bandung, peristiwa tersebut bakal dimulai pukul 18.50 WIB dan berakhir sekitar pukul 19.30 WIB. Selama sekitar 30 menit, kata dia, planet Venus seolah-olah hilang dari orbit.
"Peristiwa ini bisa dilihat langsung oleh masyarakat dan tidak berbahaya," kata Hakim.

Sementara itu, Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin juga menambahkan, bahwa, "Kita bisa melihatnya minggu malam secara langsung kalau cuaca cerah,"

Ba'da (usai) Magrib, kata profesor riset ini, masyarakat bisa mengarahkan tatapannya ke langit bagian barat.  Saat itu akan terlihat 'bintang' terang atau bintang kejora. Venus akan terlihat di atas bulan sabit.

Prosesnya, lanjut Djamal, mirip gerhana Matahari,  di mana hanya wilayah tertentu saja yang dapat menyaksikan. "Kali ini  hanya Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Hanya bagian barat yang dapat menyaksikan lengkap, Kalimantan dan Sulawesi hanya menyaksikan awalnya, okultasi atau gerhana Venus memang mirip gerhana Matahari saat Matahari tertutup bulan," beber dia.

Djamal menuturkan, setidaknya  terdapat 61 kota yang bakal mengalami gerhana Venus ketika masa menghilang (dissapearance) dan 34 kota bakal menikmati ketika venus kembali terbit (appareance). (ar/ok/vs) www.suaramedia.com